ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BETON HONEYCOMB PADA KOLOM STRUKTUR BANGUNAN RUMAH SAKIT 5 LANTAI
Keywords:
Beton Honeycomb, Kolom Beton Bertulang, Pemadatan Beton, VibratorAbstract
Kualitas pelaksanaan pengecoran beton bertulang pada bangunan bertingkat memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja dan keandalan struktur, khususnya pada bangunan dengan tingkat kepentingan tinggi seperti rumah sakit. Salah satu permasalahan yang sering dijumpai di lapangan adalah terjadinya beton honeycomb pada elemen kolom, yang berpotensi menurunkan kekuatan, durabilitas, serta kualitas permukaan beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya beton honeycomb pada elemen kolom struktur bangunan rumah sakit 5 lantai. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional–deskriptif kualitatif berdasarkan observasi di lapangan, studi dokumentasi, dan kajian literatur terhadap standar serta teori beton bertulang. Hasil analisis menunjukkan bahwa beton honeycomb dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, yaitu workability rendah (slump 8-10 cm), pemadatan vibrator tidak optimal (15 detik/titik), kerapatan tulangan, dan celah bekisting menunjukkan dampak penurunan kuat tekan dan risiko korosi, dengan rekomendasi pengendalian mutu beton dan pelatihan operator. Penelitian ini juga mengemukakan beberapa upaya teknis yang dapat diterapkan untuk meminimalkan terjadinya beton honeycomb pada pekerjaan kolom, antara lain pengendalian mutu beton segar, pemilihan metode pemadatan yang tepat, serta peningkatan pengawasan pelaksanaan di lapangan